Sabtu, 12 September 2015

Konsep hidup


Data empiris saya saat ini terkadang mengarah pada hal-hal yang membingungkan. Membingungkan karena pada saat tertentu saya merasa jiwa ini sepih pada sesuatu yang membuat nyaman/damai. Saya sering mendapati diri ini jauh dari jangkauan pemahaman akan ke EsaanNya.. saya sering juga mendapati diri ini tidak konsisten pada visi dan misi pada pembicaraanku pembicaraanku sebelumnya pada diri sendiri dan tak jarang pada orang lain. Inikah yang dimanakan hidup belum terkontrol? Atau kita belum bisa menjadikan akal yang berada dipuncak struktur fungsional tubuh belum bisa mengendalikan yang dibawah bawahnya?? Entahlah.. kapasitas saya saat ini mengakui akan hal itu bahwa saya belum bisa mengontrol struktur fungsional dibawahnya.

Konsep hidup pun mulai saya pikirkan demi mencapai visi visi yang terkadang hinggap alam kesadaran ini. Konsep hidup bagaimana menjadikan diri ini bijaksana bak kader Rasulullah saw, ali bin abi thalib. Sosok itu adalah sosok yang telah mengerti apa ini hidup, mau kemana hidup dan kenapa Ia diciptakan. Banyaknya ilmu menandakan arah mau kemana jejak terlihat jelas didepan mata. Banyaknya ilmu juga akan membuat diri ini bijaksana.

Minggu, 16 Agustus 2015

Kedai Cofee & Baca "PHILOSOPHIA"

Dewasa ini sudah menjadi barang tabu apa yang disebut orang banyak tentang wadah yang menyediakan produk secangkir kopi. di jalan-jalan kota makassar sering saya menyaksikan langsung warkop yang menyediakan minuman lezat ini ditambah daya tarik wifi, tempat yang nyaman dengan kehadiran televisi, tempat duduk yang empuk terlebih hidangan yang sangat berfariasi.




Rabu, 12 Agustus 2015

Bersyukur

Bersyukur umumnya sikap diri untuk berterima kasih kepada apa yang telah didapati dalam kehidupan. dalam persepektif saya bersyukur adalah melapangkan hati , menyandarkan hati kepada Dzat yang tidak terbatas.

Dalam menjalani kehidupan sehari-hari banyak hal yang kita dapatkan yang kemudian diteruskan ke hati dan pikiran. hati dan pikiran bak medium penangkap signal yang kita dapatkan dalam fenomena kehidupan sehari-hari dari pengalaman empiris. dari pengalaman empiris tersebut hati dan pikiran menjadi sesuatu yang sangat fundamental untuk mengontrol suplay dari luar diri untuk membentuk sikap diri yang tidak bergeser dari kehendak diri yang tidak merugkan orang lain atau sebaliknya merugikan orang lain bahkan dunia sekitar.

Rabu, 20 Mei 2015

LAUNCHING E-BOOK KESEIMBANGAN CINTA


Sampul E-BOOK Novel "KESEIMBANGAN CINTA"


Launching novel dalam bentuk E-Book "KESEIMBANGAN CINTA".... Bagi anda pengguna android, iphone, Tab.... lebih seru membaca dimanapun dan kapanpun. E-Book Dengan tebal halaman 198 lembar. Harga Promo 30 Ribu. Kirim ke No.rek. BRI 166501000698501, Atas nama ANTON MIRDAWUA A. Konfirmasi ke Nomor 081242505066 setelah melakukan transfer dan dalam waktu 1 x 24 jam akan segera dikirim ke email anda...


Format Konfirmasi setelah transfer : Email spasi Nama kirim ke 081242505066




SINOPSIS
Bak siklus hujan , langit yang memberi cintanya kepada bumi sampai pada lautan menguap untuk memberi cintanya kepada langit setelah air dari langit diterima bumi lalu ditampung kesungai dan selanjutnya diteruskan ke lautan luas, itulah bukti keseimbangan cinta yang menjadikan manusia hidup dan memahami kehidupannya sepanjang perjalanan hidupnya.

Berawal dari masuk disalah satu universitas Islam dikota Makassar. Hidupnya ia nisbahkan kepada pengetahuan. Disamping kuliah Philo menjalankan usaha di kostnya sendiri. Ditengah kesendirian/kesepian berada di warung tempat usahanya, ia mendapati energinya terkuras oleh lingkungan tempat tinggal yang bising dan fenomena alam yang kurang bersahabat, sampai akhirnya ia menembus keheningan, kemudian alam menuntunnya melihat realitas tidak berdasarkan anggapannya yang tidak berdasar tetapi berdasarkan akal sehatnya dan jiwanya yang semakin terasah.

Philo selalu memahami Hidup dari berbagai sudut pandang. Hidup merupakan misteri yang harus ia pecahkan manakala kesehariannya dikost selalu dihantui kebosanan, kebingungan dan suhu udara panas. Hal-hal negatif itu selalu muncul dalam benaknya ditengah-tengah rutinitas menjalankan usahanya ketika jam kuliah berakhir. Ia terus berusaha menepis kebosanan dan kebingungan dan sebisa mungkin mentransformasi menjadi rasa nyaman.
                                                                           
Tak jarang Rokok dan kopi menjadi kebiasaan Philo untuk menepis kebosanan dan kebingungan menjadi kenyamanan baru. Sampai akhirnya ia bertemu sofhia yang mengubah pemahaman sampai kesadarannya tentang kenyamanan itu. Philo memutuskan berhenti merokok dan intens mengembangkan dimensi intelektual dan spiritualnya. Mungkinkah wanita cerdas dan bijaksana menyukai rokok? Menurut Philo tidak. Anggapannyalah yang memutuskan untuk berhenti merokok. Meskipun terkadang karena dia tidak mengerti akhirnya beralih ke anggapannya yang belum tentu kebenaran.

Seiring berjalannya waktu Kesamaan visi, sibuk memperbanyak pengetahuan dan introspeksi diri kemudian mengantarkan sofhia dan Philo ke singgasana keseimbangan cinta. Tidak ada proses PDKT dalam kamus harian mereka. Philo menyadari bahwa untuk mendapatkan kekasih yang cerdas dan sholehah, ia mesti cerdas dan shaleh pula sampai akhirnya dua kutub bersatu dalam ikatan suci.

Tidak bisa dipungkiri, Buku menjadi kebutuhan Philo setiap harinya, begitu halnya sofhia. tidak hanya membaca, ketika Philo merasakan jiwanya mati, tak jarang ia menulis pada laptopnya. Menulis menurutnya adalah obat untuk jiwa yang mati. Dalam perjalanan hidup Philo yang penuh dimensi intelektual dan spiritual, sampai Philo menembus ruang dan waktu dimensi keduniawian. Ia melihat jauh sisi terdalam dirinya yang membuatnya tenang dan bisa mengenal siapa dirinya. Ia bisa mengontrol dirinya seperti halnya Christian ronaldo yang sangat lihai mengontrol arah bola untuk mencetak gol di gawang lawan.

Dalam perjalanan mentalnya, phio menyadari bahwa dunia harus dimanfaatkan untuk menggapai indahnya kehidupan abadi yaitu akhrat. Mendirikan usaha dikostnya menjadi simbol bahwa kebutuhan materi tetap ia tunaikan demi penunjang menggapai kebutuhan intelektual dan spiritualnya kelak bersama kekasih hatinya. Ia memahami bahwa dimensi kesosialan dibentuk oleh dimensi spiritual yang harus dikendepankan dalam kesehariannya seperti Sholat malam menjadi penguat feeling philo, manakala orang-orang tertidur pulas, ia harus meeting bersama tuhan selaku owner dan founder alam semesta. Manakala pagi, ia tak lupa melapor (sholat dhuha) , perihal apa yang akan ia lakukan sebelum mengawali aktivitas disiang hari.

Seiring berjalannya waktu dalam ikatan suci yang penuh nuansa ilmu pengetahuan dan iman philo dan sofhia telah sukses mendirikan sampai 3 cabang usaha dan memiliki rumah yang kemudian disulap menjadi perpustakaan. Minat pada pengembangkan diri dan keutamaan pendidikan yang sangat berapi-api yang tiba gilirannya Philo mengizinkan istrinya sofhia melanjtukan studi S2 dan setahun kemudian philo menyusul melanjutkan S2nya.

Indahnya berbagi kepada orang yang membutuhkan menjadi keniscayaan Keseimbangan Cinta manakala philo dan sofhia menyadari setiap harinya diberikan nikmat kesehatan dan waktu untuk mencapai keutamaan sebagai manusia. Keseimbangan cinta terwujud pada diberi dan memberi. Memberi kontribusi demi pengembangan dimensi kesosialan yang dibentuk indahnya ilmu pengetahuan.


 Segera Pesan !!!!!!!!!!!!!!!!!!



Sabtu, 04 April 2015

Fenomena Tidur Mahasiswa

Mahasiswa merupakan makhluk yang unik. kenapa unik? hehe.. karena banyak hal yang dilakukan Mahasiswa diluar jangkauan pemahaman orang awam. manakala orang awam disini adalah orang yang tidak sama sekali mengetahui aktivitas mahasiswa. ketika mereka mengetahi aktivitas mahasiswa niscaya mereka keheranan  dengan mahasiswa yang sering bergadang, mahasiswa yang mampu  mengorganisisir kelompoknya sampai beribu ribu untuk teriak teriak dijalan, mahasiswa yang bicaranya setinggi langit, mahasiswa yang makannya banyak, serta mahasiswa yang tidurnya sangat berlebihan , dll... bahkan sampai mahasiswa yang selama 24 jam tidurnya hanya 3 jam. hehe.. kalau sesama teman-teman mahasiswa pasti telah mengetahui akan fenomena tersebut. tetapi masih banyak fenomena yg terlihat pada eksistensi mahasiswa yg luput dari pengamatan kita, tetapi yang penulis garis bawahi dari keunikan mahasiswa tersebut adalah aktivitas tidur mahasiswa yang menjadi perhatian serius dewasa ini.
sebelum menindaklanjuti perhatian yang sangat menguras emosional ini , saya juga mendapati satu lagi keunikan mahasiswa yang terepresentasi dari tindakan-tindakan mereka, dan tindakan itu menjadi sebuah kejutan buat saya pribadi, diantaranya dikatakan kuliah tetapi jarang kuliah, satu minggu 1 kali, bahkan sampai 1 smster hanya 1 kali masuk kampus dan tidak pernah mengerjakan tugas kuliah. hahaha.. kesimpulan ini saya ambil pada fenomena dilingkunganku dan tak jarang pula pengalaman pribadi.

Kamis, 02 April 2015

Fenomena lapar mahasiswa

Dewasa ini melihat fenomena lapar sudah menjadi fakta untuk selanjutnya ditindaklanjuti demi menghilangkan rasa lapar. Cara efisien dengan makan. Makan apa saja asal kenyang menurut orang yg tidak bisa menggapai makanan yg diinginkan. Okelah. Saya juga pada saat tertentu , atau dalam kondisi sangat lapar fungsional akal saya sangat bekerja ekstra demi pemenuhan kebutuhan yang sangat fundamental ini dan selanjutnya menggerakan seluruh tubuh demi mendapatkan makanan. tidak hanya itu, Lapar juga merupakan fenomena yang sangat menguras emosional bahkan spiritual seseorang. Itu pemahaman saya saat ini.

Menguras yaitu mengambil beberapa fungsional dari aspek yang sangat terkait dengannya, dalam hal ini emosional, intelektual, spiritual. Dalam tulisan ini saya  memakai pendekatan pada diri saya yang notabene sebagai mahasiswa Manakala lapar melanda saya. ketika dalam kondisi tersebut biasanya saya kemudian tak jarang dihadapkan pada beberapa realitas dilingkungan saya, realitas yang sangat menguras emosional saya, saya melihat orang-orang dilingkungan saya makan bersama,  mereka mengajak saya, tak jarang pula tidak mengajak saya, tetapi apabila mereka mengajak saya  dilain sisi saya lebih memilih tidak ikut ajakannya karena persoalan makananya hanya untuk mereka, dalam hal ini saya mengikuti suara hati saya karena lebih peduli karena apabila saya menerima ajakannya , seolah-olah saya mengurangi kenyamanannya karena makananya hanya cukup mereka. Dalam kondisi itu saya ingin sekali makan, karena saya juga merasakan lapar , tetapi saya sebisa mungkin mengendalikan diri saya. yang saya pahami saat itu adalah menahan lapar sangat baik demi perkembangan diri saya, saya harus belajar menahan lapar demi terealisasinya control diri yang baik. 

Senin, 23 Maret 2015

Singgasana Cinta

berbicara tentang hari dimana saya melihat sisi terjauh dari kesadaran saya. saya mendapati kesadaran yang dipenuhi kebaikan buat alam, kebaikan untuk lingkungan, kebaikan untuk Tuhan yang bersemayam pada diri saya.

hari dimana rasa selalu terpatri dalam setiap gerak tubuh. hari dimana saya menantikan kehadiran teman hati yang akan membuat dunia terasa beda setelah bertemu. menantikan kehadirannya bak hidayah yang tuhan berikan yang sangat saya sadari dengan sepenuh jiwa dan raga. adalah kebaikan buat diri saya dan alam semesta manakala terealisasi harapan ini.

teman hati yang Insha Allah akan membawa jiwa raga ini ke singgasana cintaNya. singgasana cinta yang dipenuhi kebaikan. fitrah yang akan termanifestasi dalam setiap gerak, hembusan nafas yang tidak henti-hentinya mengharap ridha dari Tuhan.
rangkaian kalimat tak akan sanggup sama sekali mewakili rasa ini, rasa yang disadari adalah rasa yang murni bentukan fitrah. akankah tulisan ini bisa mewakili gambaran yang sebenarnya tentang rasa dan apa yang saya pikirkan saat ini. niscaya tidak. karena banyak hal yang tidak bisa dituliskan akibat ketidaktahuan saya tentang kesepahaman bahasa yang tafsirannya sesuai dengan realitas diri ini. adalah multitafsir dan saya sangat setuju meskipn banyak juga yang tidak setuju.