Senin, 23 Maret 2015

Singgasana Cinta

berbicara tentang hari dimana saya melihat sisi terjauh dari kesadaran saya. saya mendapati kesadaran yang dipenuhi kebaikan buat alam, kebaikan untuk lingkungan, kebaikan untuk Tuhan yang bersemayam pada diri saya.

hari dimana rasa selalu terpatri dalam setiap gerak tubuh. hari dimana saya menantikan kehadiran teman hati yang akan membuat dunia terasa beda setelah bertemu. menantikan kehadirannya bak hidayah yang tuhan berikan yang sangat saya sadari dengan sepenuh jiwa dan raga. adalah kebaikan buat diri saya dan alam semesta manakala terealisasi harapan ini.

teman hati yang Insha Allah akan membawa jiwa raga ini ke singgasana cintaNya. singgasana cinta yang dipenuhi kebaikan. fitrah yang akan termanifestasi dalam setiap gerak, hembusan nafas yang tidak henti-hentinya mengharap ridha dari Tuhan.
rangkaian kalimat tak akan sanggup sama sekali mewakili rasa ini, rasa yang disadari adalah rasa yang murni bentukan fitrah. akankah tulisan ini bisa mewakili gambaran yang sebenarnya tentang rasa dan apa yang saya pikirkan saat ini. niscaya tidak. karena banyak hal yang tidak bisa dituliskan akibat ketidaktahuan saya tentang kesepahaman bahasa yang tafsirannya sesuai dengan realitas diri ini. adalah multitafsir dan saya sangat setuju meskipn banyak juga yang tidak setuju.

Kamis, 05 Maret 2015

Jaga hatiku ya Allah

Dalam suasana begini…
Dalam kehidupan begini..
Saya diliputi kebaikan…
Saya melihat sesuatu tak luput dari kebaikan
Saya merasakan energy alam mengalir deras pada diri saya
Saya tidak mendapati diri saya kaku
Saya tidak mendapati diri saya tertekan ooleh lingkungan
Saya merasa bahagia mendapati diri saya seperti ini
Karena inilah sudah menjadi takdir saya
Saya sudah merasakan kebaikan pada diri saya
Hati saya tidak tergeser oleh arus ketidakbahagiaan
Saya mencintai sesama
Saya merasakan kebaikan
Saya harus begini dan harus pandai mengontrol pikiran saya
Terima kasih ya allah atas energimu yang engkau berikan kepada saya
Saya harus memfokuskan pikiranku kepada tuhan semesta alam
Yang menciptakan langit dan bumi beserta isinya
Saya sangat paham

Minggu, 01 Maret 2015

KISAH TAK TERLUPAKAN



Ini adalah sebuah kenyataan yang kemudian memaksaku untuk merangkainya menjadi sebuah tulisan yang saya rasa bermakna bagiku. Tulisan yang selalu membuatku merasa bagaikan aku berada pada posisi yang sangat membuatku tentram dan nyaman serta bahagia ketika aku mengingatnya. Inilah persembahan yang kemudian akan aku beriikan pada diriku sendiri sebagai sebuah jiwa yang sangat di kasihi oleh sang Pencipta dengan segala kekuasaan-Nya. 

Dalam kehidupanku, sejak aku dilahirkan oleh ibuku tersayang di bawah kasih sayang sang pemilik Alam semesta aku tak pernah jauh tinggal ataupun meninggalkan keluargaku dan kedua orang tuaku. Tak pernah sedikitpun kasih sayang orang tuaku lalai dari-hari kehari, menit melalui menit dan detik sekalipun. Sebuah bentuk kasih yang terwujud dari kasih sayang Pemilik Alam Semestalah yang kemudian mereka berikan kepadaku sebagai sebuah bentuk rasa cintanya kepadaku. Aku dituntun untuk melakukan hal yang tidak pernah aku rasakan sebelumnya. 

Berawal dari niatan untuk melanjutkan pendidikan dan niatan kedua orang tuaku untuk menjadikan anaknya berhasil dalam mengarungi hidup di dunia yang penuh dengan berbagai macam problematika yang tak akan habis tentunya. Keinginan untuk mencari hal yang manjadi kunci keberhasilan di dunia dan kemudian menghantarkanku dapat bahagia di akherat kelak. Aminnn…