Jumat, 02 Mei 2014

UBAH KEBIASAAN JELEK



Apa yang kamu lakukan sekarang. tindakan-tindakanmu sekarang merupakan sesuatu yang bersumber dari pemahamanmu akan tindakan itu sebelumnya yang terlintas di pikiran dan benakmu. Sesuatu yang sering orang-orang katakan kepadamu bersumber dari perilaku-perilakumu setiap hari atau secara berangsur-angsur dia lihat atau amati. tapi pernahkah engkau berpikir bahwa tindakan yang sering anda lakukan tiap harinya kadang berlangsung secara otomatis dan kontinue, tanpa kamu pikirkan? atau tidak adanya motivasi sebelumnya? ... meskipun tindakan-tindakan dari kebiasaanmu itu kurang baik? capaian yang luar biasa apabila kebiasaan hari-harimu tak luput dari kebaikan atau hal-hal yang bisa membuatmu maju atau sukses. seperti kebiasaan bangun telat sampai siang hari, kebiasaan bangun subuh untuk mengerjakan sholat subuh. atau bahkan kebiasaanmu main game sampai berlarut-larut di depan layar televisi?

TENTANG KEBAHAGIAAN

Kebahagiaan
Kebahagiaan adalah rasa yang dialami seseorang dalam kondisi tertentu yang membuat dia nyaman berlama-lama. Kebahagiaan dari kata dasar bahagia. Banyak orang yang ingin menghadirkan rasa itu dibenaknya. Banyak ilustrasi jika orang-orang ingin mengatakannya diantaranya; saya bahagia dengan kekasihku saat ini, saya bahagia dengan kondisiku saat ini, saya bahagia dengan sesuatu yang kamu berikan ke saya, saya bahagia dengan perhatianmu, saya bahagia dengan ketulusan dan kesetiaanmu, saya bahagia dengan ucapanmu yang memotivasi saya dll..
Tetapi apakah kebahagiaan itu ada batasnya? Adakah kebahagiaan yang hakiki yang membuat semua orang tau dan kemudian mengamalkannya?
Sangat banyak referensi yang harus kita ketahui untuk mengawali artikel ini tetapi penulis tulis Cuma sebatas pemahaman yang ada di kepala saja belum sampai kepada referensi yang jelas dan akurat. 

FENOMENA MAHASIWA KONTEMPORER



Ketika kita mendengar kata mahasiswa yang kemudian terbesit dibenak saya dan mungkin anda adalah seorang intelektual, seorang akademisi yang cakap dengan disiplin ilmu yang dibidanginya pada universitas/perguruan tinggi tertentu. yang kemudian membentuk pemahaman akan indahnya dunia kampus yang syarat akan pertambahan hal baru dalam daftar agenda kesehariannya, daftar kesibukannya dan daftar perjuangannya sebagai wadah untuk meraih impiannya.

Universitas sebagai kelanjutan dari Sekolah Menengah atas atau biasa disingkat SMA merupakan suatu tantangan baru, suatu kondisi dan keadaan baru ketika baru menginjakan kakinya di kampusnya, yang kemudian diarahkan dosen atau seniornya dengan tujuan memperkenalkan kampus, dan segala hal terkait aktivitas yang dijalaninya nanti selama beberapa tahun kemudian. entah itu ruang kuliah, lokasi auditrium, laboratorium, perpustakaan, bank, klinik kesehatan dll. yang kemudian berefek pada psikologi mahasiswa yang memperlihatkan begitu banyaknya segala hal yang dibutuhkan, segala hal yang nanti akan dipertemukannya, dikunjuginya, demi menunjang aktivitas dan kebutuhannya.

OPTIMALISASI KECERDASAN EMOSIONAL MAHASISWA

Dewasa ini konflik antar mahasiswa sering terjadi, baik di secara langsung kita lihat maupun tidak langsung yang kita saksikan di layar kaca. Dan tak jarang konflik yang terjadi berujung pada tawuran antar mahasiswa. Mahasiswa yang seharusnya menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan malah terlibat dalam kekerasan yang tak jarang menimbulkan korban. Mahasiwa sebagai pelopor perubahan dengan pemikiran kritis, demokratis, dan konstruktif yang selalu lahir dari pola pikir para mahasiswa tak jarang tergadaikan dengan aksi tawuran. Suara-suara mahasiswa yang kerap kali  mengangkat realita sosial yang terjadi di masyarakat malah melenceng dari yang semestinya, disibukan hal-hal yang tidak penting. Tak jarang mereka lebih mementingkan hasutan orang-orang yang tidak bertanggung jawab bahkan persoalan kecil yang tidak terlalu penting menjadi persoalan besar yang tak jarang berujung pada konflik antar mahasiswa dalam bentuk kekerasan. Sikap idealisme mahasiswa yang tidak lain memperjuangkan aspirasi rakyat ke penguasa berpaling ke konsepsi tentang menjatuhkan rekan sendiri, cacian pun tak jarang kita dengar dari mulut mahasiswa ketika terlibat konflik.

Mahasiswa adalah panggilan untuk orang yang sedang menjalani pendidikan tinggi di sebuah perguruan tinggi dengan tujuan untuk menuntut ilmu untuk kemudian diaplikasikan ilmunya tersebut untuk memenuhi kebutuhannya atau istilah yang lebih popular adalah kuliah yang sering terucap di bibir mahasiswa ketika hendak pergi ke kampus.

MENANTI PRESIDEN HARAPAN RAKYAT

Pemilihan umum presiden sudah di depan mata. Bursa kandidat yang berpeluang menjadi nakhoda bangsa ini untuk lima tahun ke depan masih di isi oleh wajah-wajah lama. Ada beberapa wajah baru yang muda dan cukup menjanjikan baik dari segi elektabilitas maupun kualitas kepemimpinan. Hadirnya figur-figur alternatif ini, harus diakui, menjadikan pemilu 2014 cukup menarik dan istimewa. Di tengah fenomena golput yang persentasenya cukup signifikan dalam pemilu sebelumnya, antusiasme pemilih untuk berpartisipasi dalam pilpres kali ini menurut data yang dilansir oleh beberapa lembaga survey menunjukan peningkatan animo di kalangan pemilih utamanya para pemilih muda.
Ada beberapa alasan yang dapat menjelaskan perkembangan ini. Pertama, kaum muda sebagai bagian dari segmen masyarakat yang kritis sangat merindukan kemimpinan yang mampu membawa perubahan nyata. Kedua, elit-elit politik yang ada dinilai tidak mampu menjawab ekspektasi publik yang sudah lelah dengan sandiwara dan dagelan politik yang dimainkan para elit tersebut. Figur-figur yang mendududuki posisi puncak dan posisi strategis lainnya dianggap tidak memiliki kualitas kepemimpinan untuk mengatasi krisis yang membayangi bangsa saat ini. Kekecewaan ini dianggap cukup berdasar karena para elit politik dinilai lebih mementingkan deal-deal yang sifatnya transaksional ketimbang memikirkan kepentingan rakyat secara luas.