Data
empiris saya saat ini terkadang mengarah pada hal-hal yang membingungkan. Membingungkan
karena pada saat tertentu saya merasa jiwa ini sepih pada sesuatu yang membuat
nyaman/damai. Saya sering mendapati diri ini jauh dari jangkauan pemahaman akan
ke EsaanNya.. saya sering juga mendapati diri ini tidak konsisten pada visi dan
misi pada pembicaraanku pembicaraanku sebelumnya pada diri sendiri dan tak
jarang pada orang lain. Inikah yang dimanakan hidup belum terkontrol? Atau kita
belum bisa menjadikan akal yang berada dipuncak struktur fungsional tubuh belum
bisa mengendalikan yang dibawah bawahnya?? Entahlah.. kapasitas saya saat ini
mengakui akan hal itu bahwa saya belum bisa mengontrol struktur fungsional
dibawahnya.
Konsep
hidup pun mulai saya pikirkan demi mencapai visi visi yang terkadang hinggap
alam kesadaran ini. Konsep hidup bagaimana menjadikan diri ini bijaksana bak
kader Rasulullah saw, ali bin abi thalib. Sosok itu adalah sosok yang telah
mengerti apa ini hidup, mau kemana hidup dan kenapa Ia diciptakan. Banyaknya ilmu
menandakan arah mau kemana jejak terlihat jelas didepan mata. Banyaknya ilmu
juga akan membuat diri ini bijaksana.
Konsep
hidup dalam kapasitas saat ini adalah keniscayaan hidup saya dalam kurun waktu
dewasa ini mulai berubah. Hal ini menandakan saya mulai berkembang dari segi
pemikiran dan rasa. Ketika itu pada kurun waktu yang telah saya lewati dengan
berbagai situasi dilematis saya pernah mendapati diri saya sangat sombong
ketika baru memahami akan suatu hal yang bagi saya hal itu saya sendiri yang
dapatkan. Konsekuensi logis mengarahkan saya membusungkan dada.
Seiring
berjalannya waktu kemudian saya mulai memahami bahwa ternyata banyak orang
diluar sana yang sudah mengetahui akan hal yang saya dapati dan tiba gilirannya
saya memahami ternyata orang diluar itu lebih banyak mendapati hal-hal yang
belum saya dapati. Mulai kemudian saya merasakan tingkahku sebelumnya sangat
irasioanal. Saya menyesal membuat keputusan sikap angkuh tersebut. Saya kemudian
mulai realistis pada diri saya yang sangat jauh dari pemahaman orang diluar
sana yang hebat hebat. Ini adalah fakta hidup yang mengarahkan saya mulai paham
bahwa diatas langit pasti ada langit pasti ada langit.
Mulai
kemudian saya berpahamkan cinta kebijaksanan yang terintegrasi pada hal hal
yang telah saya lakukan dengan mengedepankan hal-hal baru sepanjang karir saya.
Bersambung..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar