Hasrat
ingin menulis tiap-tiap orang berbeda. dalam hal ini hasrat atau keinginan
seseorang tergantung mood atau kondisi yang mendorongnya untuk menulis.entah
kondisi kejiwaan, kondisi dunia (baca : lingkungan) , sprititual, emosional dan
sebagainya. terkait kondisi ada juga beberapa orang yang menjadikan tulisan
sebagai obat demi meminimalisir kegundahan, kegalauan, dan sebagainya. itulah
uniknya menulis.
menulis
erat kaitannya dengan topik yang ingin ditulis. topik yang menjadi objek kajian
penulis untuk selanjutnya mengembangkannya menjadikannya dalam bentuk kerangka
dengan metode-metode yang disukainya.
bagi
segelintir orang yang memiliki keinginan menulis tak jarang didapatkan banyak
pertimbangan untuk menentukan topik yang mau ditulis. pertimbangan inilah yang
kemudian menjadi faktor yang sangat menentukan yang tiba gilirannya menentukan
tulisan apakah terealisasi atau masih dalam ranah konsep.apakah pertimbangan
yang selanjutnya finish pada topik yang diinginkan atau malah pertimbangan
eksternal maupun internal yang melaterbelakangi tulisan berwujud atau tidak.
Tulisan
adalah buah tangan penulis yang berhasil menuangkan konsep, ide dalam bentuk
ketikan komputer atau tulisan dalam bentuk diary atau sejenisnya. entah tujuannya
apa yang melaterbelakangi tulisannya , tetapi arah yang ingin saya jelaskan
adalah pada ranah berhasilnya penulis menentukan topik yang kemudian
mengembangkannya dalam bentuk yang lebih luas dan jelas dari tulisannya.
berbicara
tentang topik tulisan adalah hal yang sangat fundamental untuk dikajih dibalik
seseorang yang susah menentukan topik tulisan terkait alasan untuk menulis.
tidak menutup kemungkinan alasan menulis hanya karena ingin menceritrakan
tentang perasaannya kepada kekasih, menulis puisi agar memenangkan lomba karya
puisi atau malah atau malah sampai pada inisiatif mau merubah bangsa dengan
secarik kertas.
terkait
ilustrasi diatas saya berinisiatif mengungkap fakta dibalik seseorang yang
susah menentukan topik tulisan. fakta menurut kbbi adalah keadaan, peristiwa yg
merupakan kenyataan atau sesuatu yg benar-benar ada atau terjadi.
fakta
dibalik itu semua sangat perlu untuk diketahui, terlebih banyak penulis awam
yang terkadang sulit menentukan topik apa yang selanjutnya menjadi acuan dalam
menulis. terserah kemudian bagi ada orang yang tidak berinisiatif menentukan
topik dalam tulisannya.
fakta
pertama; tidak tau mau menulis apa, alasan ini adalah pikiran dan rasa (baca:
hati) tidak mengarah pada pemikiran untuk mau menulis , baik menulis tentang
kisahnya hari itu, atau pikiran yang tidak mengarah pada dominasi rasa karena
merasa suasana hati yang biasa-biasa saja atau pikiran biasa-biasa saja tidak
dalam kondisi menguras keduanya yang tiba gilirannya bingung mau menulis apa
terkait topik yang ingin dipilih. alasan ini murni subjektif menurut pemahaman
penulis.
fakta
kedua; kurangnya referensi tentang hal-hal yang ingin ditulis. adalah
konsekuensi bagi segelintir penulis pemula tidak ingin menentukan topik tentang
sesuatu yang tidak dipahami secara saksama atau menyeluruh. tetapi sangat elok
apabila pemikiran seperti itu dipangkas dan diubah pada pikiran yang terlepas
dari bagusnya tulisan atau kesempurnaan tulisan yang penting ada
inisiatif menulis.
fakta
ketiga; bagi penulis pemula adalah kondisi yang sangat rumit ketika dibenturkan
pada keharusan untuk menulis, yaitu pada saat disuruh oleh guru, teman,
kerabat, dll. kondisi itu yang sangat membuatnya tertekan yang pada akhirnya
pikiran dan rasanya sangat sulit fokus pada objek yang ingin dipahaminya
terkiat topik tulisan yang ingin dikembangkannya. hal ini yang kemudian bagi
penulis muda merasa kesulitan menentukan topik tulisannya.
fakta
keempat; tidak bisa menyimpulkan banyak hal-hal yang berputar-putar pada ranah
pikiran dan rasa. inisiatif menulis sangat tinggi pada kondisi ini tetapi untuk
selanjutnya mau menentukan topik yang mengikat banyak hal tersebut terbilang
rumit dan membutuhkan perhatian ekstra. dalam kondisi ini konsentrasi sangat
dibutuhkan. terserah kemudian inisiatif mau menulis dulu baru menentukan topik.
hal ini tergantung niat kita semua , tulisan komplit akan terwujud dengan
adanya topik yang dipilih.
Fakta
terakhir atau kelima adalah ketidakpercayaan diri pada topik yang sudah
terlintas dikepala dan rasa (baca : hati) yang kemudian berdampak pada keraguan
untuk menentukan topik. pesan saya dalam hal ini adalah janganlah ragu dengan
tulisan. tulisan anda adalah ukuran sejauh mana pemahaman atau kualitas anda.
ukuran demi memahami sejauh mana capaian-capaian anda selama ini. inilah fakta
yang harus dihadapi. jangan malu dengan topik yang anda pilih. hal yang sia-sia
ketika menentukan topik yang pada akhirnya tidak membuat anda tidak akan pernah
berkembang ketika patolan anda saat ini hanya melihat kualitas tulisan dan
tidak mau berproses.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar