Jumat, 29 Agustus 2014

Fakta dibalik seseorang yang susah menentukan topik tulisan

Hasrat ingin menulis tiap-tiap orang berbeda. dalam hal ini hasrat atau keinginan seseorang tergantung mood atau kondisi yang mendorongnya untuk menulis.entah kondisi kejiwaan, kondisi dunia (baca : lingkungan) , sprititual, emosional dan sebagainya. terkait kondisi ada juga beberapa orang yang menjadikan tulisan sebagai obat demi meminimalisir kegundahan, kegalauan, dan sebagainya. itulah uniknya menulis.

menulis erat kaitannya dengan topik yang ingin ditulis. topik yang menjadi objek kajian penulis untuk selanjutnya mengembangkannya menjadikannya dalam bentuk kerangka dengan metode-metode yang disukainya.


bagi segelintir orang yang memiliki keinginan menulis tak jarang didapatkan banyak pertimbangan untuk menentukan topik yang mau ditulis. pertimbangan inilah yang kemudian menjadi faktor yang sangat menentukan yang tiba gilirannya menentukan tulisan apakah terealisasi atau masih dalam ranah konsep.apakah pertimbangan yang selanjutnya finish pada topik yang diinginkan atau malah pertimbangan eksternal maupun internal yang melaterbelakangi tulisan berwujud atau tidak.

Tulisan adalah buah tangan penulis yang berhasil menuangkan konsep, ide dalam bentuk ketikan komputer atau tulisan dalam bentuk diary atau sejenisnya. entah tujuannya apa yang melaterbelakangi tulisannya , tetapi arah yang ingin saya jelaskan adalah pada ranah berhasilnya penulis menentukan topik yang kemudian mengembangkannya dalam bentuk yang lebih luas dan jelas dari tulisannya.

berbicara tentang topik tulisan adalah hal yang sangat fundamental untuk dikajih dibalik seseorang yang susah menentukan topik tulisan terkait alasan untuk menulis. tidak menutup kemungkinan alasan menulis hanya karena ingin menceritrakan tentang perasaannya kepada kekasih, menulis puisi agar memenangkan lomba karya puisi atau malah atau malah sampai pada inisiatif mau merubah bangsa dengan secarik kertas.

terkait ilustrasi diatas saya berinisiatif mengungkap fakta dibalik seseorang yang susah menentukan topik tulisan. fakta menurut kbbi adalah keadaan, peristiwa yg merupakan kenyataan atau sesuatu yg benar-benar ada atau terjadi.

fakta dibalik itu semua sangat perlu untuk diketahui, terlebih banyak penulis awam yang terkadang sulit menentukan topik apa yang selanjutnya menjadi acuan dalam menulis. terserah kemudian bagi ada orang yang tidak berinisiatif menentukan topik dalam tulisannya.

fakta pertama; tidak tau mau menulis apa, alasan ini adalah pikiran dan rasa (baca: hati) tidak mengarah pada pemikiran untuk mau menulis , baik menulis tentang kisahnya hari itu, atau pikiran yang tidak mengarah pada dominasi rasa karena merasa suasana hati yang biasa-biasa saja atau pikiran biasa-biasa saja tidak dalam kondisi menguras keduanya yang tiba gilirannya bingung mau menulis apa terkait topik yang ingin dipilih. alasan ini murni subjektif menurut pemahaman penulis.

fakta kedua; kurangnya referensi tentang hal-hal yang ingin ditulis. adalah konsekuensi bagi segelintir penulis pemula tidak ingin menentukan topik tentang sesuatu yang tidak dipahami secara saksama atau menyeluruh. tetapi sangat elok apabila pemikiran seperti itu dipangkas dan diubah pada pikiran yang terlepas dari bagusnya tulisan atau  kesempurnaan tulisan yang penting ada inisiatif menulis.

fakta ketiga; bagi penulis pemula adalah kondisi yang sangat rumit ketika dibenturkan pada keharusan untuk menulis, yaitu pada saat disuruh oleh guru, teman, kerabat, dll. kondisi itu yang sangat membuatnya tertekan yang pada akhirnya pikiran dan rasanya sangat sulit fokus pada objek yang ingin dipahaminya terkiat topik tulisan yang ingin dikembangkannya. hal ini yang kemudian bagi penulis muda merasa kesulitan menentukan topik tulisannya.

fakta keempat; tidak bisa menyimpulkan banyak hal-hal yang berputar-putar pada ranah pikiran dan rasa. inisiatif menulis sangat tinggi pada kondisi ini tetapi untuk selanjutnya mau menentukan topik yang mengikat banyak hal tersebut terbilang rumit dan membutuhkan perhatian ekstra. dalam kondisi ini konsentrasi sangat dibutuhkan. terserah kemudian inisiatif mau menulis dulu baru menentukan topik. hal ini tergantung niat kita semua , tulisan komplit akan terwujud dengan adanya topik yang dipilih.

Fakta terakhir atau kelima adalah ketidakpercayaan diri pada topik yang sudah terlintas dikepala dan rasa (baca : hati) yang kemudian berdampak pada keraguan untuk menentukan topik. pesan saya dalam hal ini adalah janganlah ragu dengan tulisan. tulisan anda adalah ukuran sejauh mana pemahaman atau kualitas anda. ukuran demi memahami sejauh mana capaian-capaian anda selama ini. inilah fakta yang harus dihadapi. jangan malu dengan topik yang anda pilih. hal yang sia-sia ketika menentukan topik yang pada akhirnya tidak membuat anda tidak akan pernah berkembang ketika patolan anda saat ini hanya melihat kualitas tulisan dan tidak mau berproses.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar