Dewasa ini sudah menjadi barang tabu apa yang disebut orang banyak tentang wadah yang menyediakan produk secangkir kopi. di jalan-jalan kota makassar sering saya menyaksikan langsung warkop yang menyediakan minuman lezat ini ditambah daya tarik wifi, tempat yang nyaman dengan kehadiran televisi, tempat duduk yang empuk terlebih hidangan yang sangat berfariasi.
Suara hatiku mungkin tidak bisa menjangku suara hati kalian. tetapi marilah kita ngopi dengan sebatang rokok,, mudah-mudahan dengannya bisa mengusir kejenuhan dan tidak merasa jenuh.. .
Minggu, 16 Agustus 2015
Rabu, 12 Agustus 2015
Bersyukur
Bersyukur
umumnya sikap diri untuk berterima kasih kepada apa yang telah didapati dalam
kehidupan. dalam persepektif saya bersyukur adalah melapangkan hati ,
menyandarkan hati kepada Dzat yang tidak terbatas.
Dalam
menjalani kehidupan sehari-hari banyak hal yang kita dapatkan yang kemudian
diteruskan ke hati dan pikiran. hati dan pikiran bak medium penangkap signal
yang kita dapatkan dalam fenomena kehidupan sehari-hari dari pengalaman
empiris. dari pengalaman empiris tersebut hati dan pikiran menjadi sesuatu yang
sangat fundamental untuk mengontrol suplay dari luar diri untuk membentuk sikap
diri yang tidak bergeser dari kehendak diri yang tidak merugkan orang lain atau
sebaliknya merugikan orang lain bahkan dunia sekitar.
Rabu, 20 Mei 2015
LAUNCHING E-BOOK KESEIMBANGAN CINTA
![]() | ||
| Sampul E-BOOK Novel "KESEIMBANGAN CINTA" |
Launching novel dalam bentuk E-Book "KESEIMBANGAN CINTA".... Bagi anda pengguna android, iphone, Tab.... lebih seru membaca dimanapun dan kapanpun. E-Book Dengan tebal halaman 198 lembar. Harga Promo 30 Ribu. Kirim ke No.rek. BRI 166501000698501, Atas nama ANTON MIRDAWUA A. Konfirmasi ke Nomor 081242505066 setelah melakukan transfer dan dalam waktu 1 x 24 jam akan segera dikirim ke email anda...
Format Konfirmasi setelah transfer : Email spasi Nama kirim ke 081242505066
SINOPSIS
Bak siklus hujan ,
langit yang memberi cintanya kepada bumi sampai pada lautan menguap untuk
memberi cintanya kepada langit setelah air dari langit diterima bumi lalu
ditampung kesungai dan selanjutnya diteruskan ke lautan luas, itulah bukti
keseimbangan cinta yang menjadikan manusia hidup dan memahami kehidupannya
sepanjang perjalanan hidupnya.
Berawal dari masuk
disalah satu universitas Islam dikota Makassar. Hidupnya ia nisbahkan kepada
pengetahuan. Disamping kuliah Philo menjalankan usaha di kostnya sendiri.
Ditengah kesendirian/kesepian berada di warung tempat usahanya, ia mendapati
energinya terkuras oleh lingkungan tempat tinggal yang bising dan fenomena alam
yang kurang bersahabat, sampai akhirnya ia menembus keheningan, kemudian alam
menuntunnya melihat realitas tidak berdasarkan anggapannya yang tidak berdasar
tetapi berdasarkan akal sehatnya dan jiwanya yang semakin terasah.
Philo selalu memahami
Hidup dari berbagai sudut pandang. Hidup merupakan misteri yang harus ia
pecahkan manakala kesehariannya dikost selalu dihantui kebosanan, kebingungan
dan suhu udara panas. Hal-hal negatif itu selalu muncul dalam benaknya
ditengah-tengah rutinitas menjalankan usahanya ketika jam kuliah berakhir. Ia
terus berusaha menepis kebosanan dan kebingungan dan sebisa mungkin
mentransformasi menjadi rasa nyaman.
Tak jarang Rokok dan
kopi menjadi kebiasaan Philo untuk menepis kebosanan dan kebingungan menjadi
kenyamanan baru. Sampai akhirnya ia bertemu sofhia yang mengubah pemahaman
sampai kesadarannya tentang kenyamanan itu. Philo memutuskan berhenti merokok
dan intens mengembangkan dimensi intelektual dan spiritualnya. Mungkinkah
wanita cerdas dan bijaksana menyukai rokok? Menurut Philo tidak. Anggapannyalah
yang memutuskan untuk berhenti merokok. Meskipun terkadang karena dia tidak
mengerti akhirnya beralih ke anggapannya yang belum tentu kebenaran.
Seiring berjalannya
waktu Kesamaan visi, sibuk memperbanyak pengetahuan dan introspeksi diri
kemudian mengantarkan sofhia dan Philo ke singgasana keseimbangan cinta. Tidak
ada proses PDKT dalam kamus harian mereka. Philo menyadari bahwa untuk
mendapatkan kekasih yang cerdas dan sholehah, ia mesti cerdas dan shaleh pula
sampai akhirnya dua kutub bersatu dalam ikatan suci.
Tidak bisa dipungkiri,
Buku menjadi kebutuhan Philo setiap harinya, begitu halnya sofhia. tidak hanya
membaca, ketika Philo merasakan jiwanya mati, tak jarang ia menulis pada
laptopnya. Menulis menurutnya adalah obat untuk jiwa yang mati. Dalam
perjalanan hidup Philo yang penuh dimensi intelektual dan spiritual, sampai
Philo menembus ruang dan waktu dimensi keduniawian. Ia melihat jauh sisi
terdalam dirinya yang membuatnya tenang dan bisa mengenal siapa dirinya. Ia
bisa mengontrol dirinya seperti halnya Christian ronaldo yang sangat lihai
mengontrol arah bola untuk mencetak gol di gawang lawan.
Dalam perjalanan
mentalnya, phio menyadari bahwa dunia harus dimanfaatkan untuk menggapai
indahnya kehidupan abadi yaitu akhrat. Mendirikan usaha dikostnya menjadi simbol
bahwa kebutuhan materi tetap ia tunaikan demi penunjang menggapai kebutuhan
intelektual dan spiritualnya kelak bersama kekasih hatinya. Ia memahami bahwa
dimensi kesosialan dibentuk oleh dimensi spiritual yang harus dikendepankan
dalam kesehariannya seperti Sholat malam menjadi penguat feeling philo,
manakala orang-orang tertidur pulas, ia harus meeting bersama tuhan selaku owner dan founder alam semesta.
Manakala pagi, ia tak lupa melapor (sholat dhuha) , perihal apa yang akan ia
lakukan sebelum mengawali aktivitas disiang hari.
Seiring berjalannya
waktu dalam ikatan suci yang penuh nuansa ilmu pengetahuan dan iman philo dan
sofhia telah sukses mendirikan sampai 3 cabang usaha dan memiliki rumah yang
kemudian disulap menjadi perpustakaan. Minat pada pengembangkan diri dan
keutamaan pendidikan yang sangat berapi-api yang tiba gilirannya Philo
mengizinkan istrinya sofhia melanjtukan studi S2 dan setahun kemudian philo
menyusul melanjutkan S2nya.
Indahnya berbagi kepada
orang yang membutuhkan menjadi keniscayaan Keseimbangan Cinta manakala philo
dan sofhia menyadari setiap harinya diberikan nikmat kesehatan dan waktu untuk
mencapai keutamaan sebagai manusia. Keseimbangan cinta terwujud pada diberi dan
memberi. Memberi kontribusi demi pengembangan dimensi kesosialan yang dibentuk
indahnya ilmu pengetahuan.
Segera Pesan !!!!!!!!!!!!!!!!!!
Sabtu, 04 April 2015
Fenomena Tidur Mahasiswa
Mahasiswa merupakan makhluk yang
unik. kenapa unik? hehe.. karena banyak hal yang dilakukan Mahasiswa diluar
jangkauan pemahaman orang awam. manakala orang awam disini adalah orang yang
tidak sama sekali mengetahui aktivitas mahasiswa. ketika mereka mengetahi
aktivitas mahasiswa niscaya mereka keheranan dengan mahasiswa yang sering
bergadang, mahasiswa yang mampu mengorganisisir kelompoknya sampai beribu
ribu untuk teriak teriak dijalan, mahasiswa yang bicaranya setinggi langit,
mahasiswa yang makannya banyak, serta mahasiswa yang tidurnya sangat berlebihan
, dll... bahkan sampai mahasiswa yang selama 24 jam tidurnya hanya 3 jam.
hehe.. kalau sesama teman-teman mahasiswa pasti telah mengetahui akan fenomena
tersebut. tetapi masih banyak fenomena yg terlihat pada eksistensi mahasiswa yg
luput dari pengamatan kita, tetapi yang penulis garis bawahi dari keunikan
mahasiswa tersebut adalah aktivitas tidur mahasiswa yang menjadi perhatian
serius dewasa ini.
sebelum menindaklanjuti perhatian
yang sangat menguras emosional ini , saya juga mendapati satu lagi keunikan
mahasiswa yang terepresentasi dari tindakan-tindakan mereka, dan tindakan itu
menjadi sebuah kejutan buat saya pribadi, diantaranya dikatakan kuliah tetapi
jarang kuliah, satu minggu 1 kali, bahkan sampai 1 smster hanya 1 kali masuk
kampus dan tidak pernah mengerjakan tugas kuliah. hahaha.. kesimpulan ini saya
ambil pada fenomena dilingkunganku dan tak jarang pula pengalaman pribadi.
Kamis, 02 April 2015
Fenomena lapar mahasiswa
Dewasa ini melihat fenomena lapar sudah
menjadi fakta untuk selanjutnya ditindaklanjuti demi menghilangkan rasa lapar.
Cara efisien dengan makan. Makan apa saja asal kenyang menurut orang yg tidak
bisa menggapai makanan yg diinginkan. Okelah. Saya juga pada saat tertentu ,
atau dalam kondisi sangat lapar fungsional akal saya sangat bekerja ekstra demi
pemenuhan kebutuhan yang sangat fundamental ini dan selanjutnya menggerakan
seluruh tubuh demi mendapatkan makanan. tidak hanya itu, Lapar juga merupakan fenomena
yang sangat menguras emosional bahkan spiritual seseorang. Itu pemahaman saya
saat ini.
Menguras yaitu mengambil
beberapa fungsional dari aspek yang sangat terkait dengannya, dalam hal ini
emosional, intelektual, spiritual. Dalam tulisan ini saya memakai pendekatan pada diri saya yang
notabene sebagai mahasiswa Manakala lapar melanda saya. ketika dalam kondisi
tersebut biasanya saya kemudian tak jarang dihadapkan pada beberapa realitas
dilingkungan saya, realitas yang sangat menguras emosional saya, saya melihat
orang-orang dilingkungan saya makan bersama,
mereka mengajak saya, tak jarang pula tidak mengajak saya, tetapi
apabila mereka mengajak saya dilain sisi
saya lebih memilih tidak ikut ajakannya karena persoalan makananya hanya untuk
mereka, dalam hal ini saya mengikuti suara hati saya karena lebih peduli karena
apabila saya menerima ajakannya , seolah-olah saya mengurangi kenyamanannya
karena makananya hanya cukup mereka. Dalam kondisi itu saya ingin sekali makan,
karena saya juga merasakan lapar , tetapi saya sebisa mungkin mengendalikan
diri saya. yang saya pahami saat itu adalah menahan lapar sangat baik demi
perkembangan diri saya, saya harus belajar menahan lapar demi terealisasinya
control diri yang baik.
Senin, 23 Maret 2015
Singgasana Cinta
berbicara tentang hari dimana saya
melihat sisi terjauh dari kesadaran saya. saya mendapati kesadaran yang
dipenuhi kebaikan buat alam, kebaikan untuk lingkungan, kebaikan untuk Tuhan
yang bersemayam pada diri saya.
hari dimana rasa selalu terpatri
dalam setiap gerak tubuh. hari dimana saya menantikan kehadiran teman hati yang
akan membuat dunia terasa beda setelah bertemu. menantikan kehadirannya bak
hidayah yang tuhan berikan yang sangat saya sadari dengan sepenuh jiwa dan
raga. adalah kebaikan buat diri saya dan alam semesta manakala terealisasi
harapan ini.
teman hati yang Insha Allah akan
membawa jiwa raga ini ke singgasana cintaNya. singgasana cinta yang dipenuhi
kebaikan. fitrah yang akan termanifestasi dalam setiap gerak, hembusan nafas
yang tidak henti-hentinya mengharap ridha dari Tuhan.
rangkaian kalimat tak akan sanggup
sama sekali mewakili rasa ini, rasa yang disadari adalah rasa yang murni
bentukan fitrah. akankah tulisan ini bisa mewakili gambaran yang sebenarnya
tentang rasa dan apa yang saya pikirkan saat ini. niscaya tidak. karena banyak
hal yang tidak bisa dituliskan akibat ketidaktahuan saya tentang kesepahaman
bahasa yang tafsirannya sesuai dengan realitas diri ini. adalah multitafsir dan
saya sangat setuju meskipn banyak juga yang tidak setuju.
Kamis, 05 Maret 2015
Jaga hatiku ya Allah
Dalam
suasana begini…
Dalam kehidupan begini..
Saya diliputi kebaikan…
Saya melihat sesuatu tak luput dari kebaikan
Saya merasakan energy alam mengalir deras pada diri saya
Saya tidak mendapati diri saya kaku
Saya tidak mendapati diri saya tertekan ooleh lingkungan
Saya merasa bahagia mendapati diri saya seperti ini
Karena inilah sudah menjadi takdir saya
Saya sudah merasakan kebaikan pada diri saya
Hati saya tidak tergeser oleh arus ketidakbahagiaan
Saya mencintai sesama
Saya merasakan kebaikan
Saya harus begini dan harus pandai mengontrol pikiran saya
Terima kasih ya allah atas energimu yang engkau berikan kepada saya
Saya harus memfokuskan pikiranku kepada tuhan semesta alam
Yang menciptakan langit dan bumi beserta isinya
Saya sangat paham
Dalam kehidupan begini..
Saya diliputi kebaikan…
Saya melihat sesuatu tak luput dari kebaikan
Saya merasakan energy alam mengalir deras pada diri saya
Saya tidak mendapati diri saya kaku
Saya tidak mendapati diri saya tertekan ooleh lingkungan
Saya merasa bahagia mendapati diri saya seperti ini
Karena inilah sudah menjadi takdir saya
Saya sudah merasakan kebaikan pada diri saya
Hati saya tidak tergeser oleh arus ketidakbahagiaan
Saya mencintai sesama
Saya merasakan kebaikan
Saya harus begini dan harus pandai mengontrol pikiran saya
Terima kasih ya allah atas energimu yang engkau berikan kepada saya
Saya harus memfokuskan pikiranku kepada tuhan semesta alam
Yang menciptakan langit dan bumi beserta isinya
Saya sangat paham
Langganan:
Postingan (Atom)
