Apa hendak dilakukan ketika sedang menulis,
merangkai kata demi kata dan selanjutnya tidak berselang lama pikiran tidak
fokus lagi, pikiran melayang/melanglang buana, tak tentu arah. banyak penulis
pemula yang mengalami fenomena ini. terlebih juga sedang menulis sajak, esai,
kisah yang keluar dari rasa (baca : hati) selanjutnya berhenti ditengah jalan?
bahasa kasarnya ini adalah kebuntuan menulis.
fenomena tersebut yang mengarahkan saya
sampai sejauh ini menulis pada blog pribadi ini. menulis demi mengungkap apa
dibalik fenomena tersebut. fenomena yang objek kajiannya terkadang
membingungkan. apa yang harus diperhatikan ketika fenomena tersebut terjadi
lagi atau sering terjadi dalam kondisi sedang menulis.
mengungkap fenomena ini saya harus hati-hati
karena bisa multitafsir. tetapi saya memakai metode atau pendekatan pada diri
saya ketika pernah mengalami fenomena kebuntuan ini. jujur saya sangat tidak
nyaman ketika dihdapkan pada kejadian ini. itulah selanjutnya saya harus
sedetail mungkin mengungkap dibalik ini semua.





